12 Agustus 2014

DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DEIYAI AKAN BANGUN RUMAH ADAT


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Deiyai (Jubi/Ones Madai)
Deiyai, 12/9 (Jubi) – Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Deiyai, Manfret Mote, pihaknya berencana akan membangun rumah-rumah adat di masing-masing kampung. “Kami dari dinas mempunyai fikiran untuk membangun taman budaya Suku Mee,” katanya saat ditemui di Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Sabtu (9/8) lalu.

“Nanti di tengah taman budaya akan meletakkan museum budaya. Dan sekeliling museum budaya akan kita taruh tiga rumah adat, yakni rumah adat dari Marga Makituma, Marga Mogotuma dan Yinatuma. Karena di suku Mee ini ada 256 marga. Jadi dari 256 marga ini, berasal dari tiga marga yang tulen ini,” kata Manfret, jebolan Kampus STFT Fajar Timur, Abepura, Kota Jayapura ini.

Selain itu, kata Manfret, pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Deiyai mensosialisasikan pentingnya perlindungan dan pelestarian terhadap tempat-tempat keramat bagi suku bangsa Mee, khususnya 38 marga yang ada di wilayah Kabupaten Deiyai.

“Tujuan kegiatan ini merupakan mensosialisasi fikiran mengenai pelestarian rumah adat di daerah Deiyai. Sasaran sosialisasi ini disampaikan kepada 38 marga yang ada di daerah ini,” kata Manfret.
Manfret juga mengatakan, dalam pelestarian ini dimaksudkan untuk menggali dan mengangkat kekayaan budaya Suku Mee, sehingga banyak masyarakat sangat antusias agar program tersebut dapat berjalan dengan baik. “Karena terharu, jadi kepala suku malah menyerahkan proposal untuk diajukan kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Deiyai,” ungkapnya.

Kepala Suku Besar Mee Kabupaten Deiyai, Frans Mote mengatakan, pada dasarnya pihaknya siap mengkoordinir seluruh kepala-kepala suku di masing-masing kampung, agar program yang sedang dicanangkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Deiyai dapat berjalan secara efektif.
“Kami dari kepala suku siap mendukung seluruh program dari pemerintah daerah. Secara khusus tentang pemagaran terhadap tempat-tempat keramat bagi suku bangsa Mee di Kabupaten Deiyai,” kata Frans. (Jubi/Ones Madai)

Sumber: http://tabloidjubi.com/2014/08/12/dinas-kebudayaan-dan-pariwisata-deiyai-akan-bangun-rumah-adat/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar